Kumpulan mutiara nasehat islam (bag. 12)
setitikpun dari orang yang tulus menyayangi kamu dengan menyakiti hati mereka, orang tua yang ihlas melahirkan, mendidik,
merawat hingga kita dewasa, kakak yang selalu memberikan yang dia punya dan melindungi kita dari bahaya, teman-teman yang
setia menghibur kita, semua akan mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT, dan kita yang menghianati kasih sayang mereka
juga dan mendurhakai mereka juga akan mendapat balasan azab dari Allah SWT, belajar mengerti arti dari sebuah pengorbanan
dari orang-orang yang ihlas menyayangimu sebelum mereka pergi dari hidupmu dan kamu menyesal atas perbuatan burukmu kepada
mereka, Sesungguhnya tiada kebaikan atau kejelekan setitikpun melainkan Allah akan membalasnya, berusahalah menjadi manusia
yang bersyukur agar tahu rasa balas budi, karena sesungguhnya Allah menjanjikan surga bagi hamba-NYa yang bersyukur"
552. Hikmah sakit
Sakit itu istighfar. Dosa-dosa akan mudah teringat, jika datang sakit. Sehingga lisan terbimbing untuk mohon ampun. Sakit itu tauhid. Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibat yang akan terus digetar?
Sakit itu muhasabah. Dia yang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal kembali. Sakit itu jihad. Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah; diwajibkan terus berikhtiar, berjuang demi kesembuhannya.
sakit itu ilmu. Bukankah ketika sakit, dia akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.
Sakit itu nasihat. Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri. Yang sehat hibur si sakit agar mau bersabar. Allah cinta dan sayang keduanya.
Sakit itu silaturrahim. Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang datang akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.
Sakit itu gugur dosa. Barang haram tercelup di tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan yang sakit dinyerikan dan dicuci-Nya. Sakit itu mustajab doa. Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoaka oleh mereka.
Sakit itu salah satu keadaan yang menyulitkan syaitan; diajak maksiat tak mampu-tak mau; dosa lalu malah disesali kemudian diampuni.
Sakit itu membuat sedikit tertawa dan banyak menangis; satu sikap keinsyafan yang disukai Nabi dan para makhluk langit.
Sakit meningkatkan kualitas ibadah; rukuk-sujud lebh khusyuk, tasbih-istighfar lebih sering, tahiyyat-doa jadi lebih lama.
Sakit itu memperbaiki akhlak; kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu.
Dan pada akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat mati. Mengingat mati dan bersiap amal untuk menyambutnya, adalah pendongkrak derajat ketaqwaan. Karena itu mulailah belajar untuk tetap tersenyum dengan sakit.
(Ashabul Muslimin)
553.
hidup ini murah, yang mahal gengsinya
anda makan direstoran mahal
orang lain makan di warung pinggir jalan
rasanya sama, makanannya pun sama
nasi yang ada lauk pauknya
keluarnya juga sama
jadi kotoran yang tidak enak baunya
jadi kenapa anda merasa lebih nyaman direstoran
yang mahal harganya
yang kaya raya pemiliknya
apakah semua itu timbul dari rasa gengsi diri
yang tidak peka kehidupan sosialisasi
andai anda membeli makan diwarung pinggir jalan
itu sama saja anda bersedekah kepada orang kecil
yang belum tentu kehidupannya seenak anda
yang hidupnya pas-pasan
yang berjuang untuk keluarga demi sesuap nasi
untuk biaya pendidikan anaknya
demi masa depan nanti
anda beli baju di mall
orang lain beli baju dipinggir jalan
bahannya sama kain, dipakai rasanya juga sama
merknya kadang juga sama
tapi berbeda soal harga
anda mungkin lebih baik menyumbang untuk klongo merat
daripada membeli dagangan orang melarat
yang nasib hidupnya hampir sekarat
berjuang demi keluarga
berjuang mencari harta
agar bisa hidup normal
seperti manusia lainnya
anda tamasya keluar negri
dan berhaji berkali-kali
supaya terkesan mewah bergensi
tapi anda tak pernah berpikir
banyak anak jalanan yang berjuang
antara hidup dan mati
demi sesuap nasi
demi mempertahankan hidup
yang sementara ini
banyak pula anak yatim piatu
yang sudah tak punya orang tua
untuk menanggung hidup mereka
terkadang banyak pula diantaranya,
jadi pengemis dan gelandangan
mampukah anda orang kaya melihat sekitarnya
dapatkah anda orang kaya menyadari
hidup anda selalu diatas mereka
dan bisakah anda orang kaya
mensyukuri keadaan anda
dengan mendermakan sebagian rezeki
demi senyuman kecil diwajah mereka
lebih baik punya satu kendaraan tapi bermanfaat
untuk menemani aktivitas sehari-hari
daripada punya banyak mobil ferrari
harga miliaran tak terhitung lagi
tapi hanya terparkir digarasi
apakah orang seperti ini
cuman sekedar menuruti gengsi
atau cuman jadi budak nafsu duniawi
apakah ia tidak pernah berfikir
segala yang ia punya bakal binasa
kenapa tidak pernah berfikir
kelebihan harta untuk investasi ahirat saja
ia gunakan untuk menyantuni anak yatim
dan membantu fakir miskin
itu justru akan membuat ia lebih bahagia
didunia dan ahiratnya
sementara keadaan ia sebaliknya
semakin kaya semakin dibudak dunia
semakin kaya ia hamburkan hartanya
tapi kenapa ia merasa
hidup ia tak pernah bahagia
merasa sendiri dan selalu merana
seakan akan dikejar kejar musuh
itulah dunia semakin dituruti
semakin menuntut orangnya
sehingga ia stress lupa diri
tidak jarang orang kaya
ahir kematiannya bunuh diri
sungguh kita berlindung kepada Allah
kepada yang demikian
supaya selamat diahirat nanti
(Ashabul Muslimin)
554.
wahai para pemuda pemudi harapan bangsa dan agama. luruskan niat kalian kepada Allah ketika belajar agama dan ilmu dunia supaya barokah ilmunya dan berpahala. janganlah kalian menjadi ihwan ahwat genit yang mengaku aktivis masjid namun kalian ketika ada acara kegiatan masjid hanya untuk lirik sana lirik sini mengumbar pandangan kepada lawan jenis. tebar pesona ahirnya kalian bukannya dapat ilmu dan pahala malah dosa karena melakukan perbuatan yg mendekati zina. apalagi masjid adalah tempat yang suci. janganlah kalian berbuat seenaknya dirumah Allah Swt. sesungguhnya tak ada yg mampu lepas dari godaan setan tidak terkecuali alim dan abid kecuali semua yang ihlas karena Allah. kegiatan yg baik amalan yg baik tidak berguna jika tidak ada niat yang baik dan cara yang baik pula.
556
akan datang dimana manusia menyembah individualisme dan materialisme (egois dan mementingkan harta) tidak peduli sesama, bergaul dengan mereka sama saja bergaul dengan singa lapar yang siap menerkam siapa saja.
(Ashabul Muslimin)
gambaran jahiliyah modern, memutus silaturahmi adalah hal biasa, menindas yang lemah sebuah kebebasan, kebodohan agama dianggap modern, mengumbar aurot dikatakan trend zaman, kekayaan harta dianggap kemuliaan tertinggi, materialisme dianggap tuhan mereka, akhlaq mulia dianggap aneh, pergaulan lain jenis sangat bebas tanpa ada batasan muhrim atau bukan, memegang iman dijaman seperti ini seperti memegang bara api.
(Ashabul Muslimin)
Rejeki yang paling membahagiakan adalah kesehatan, kekayaan terbaik adalah banyak kawan yang berakhlaq baik, ilmu terbaik adalah ilmu agama, harta terbaik adalah yang digunakan jalan agama.
(Ashabul Muslimin)
mengalah terhadap pertengkaran bukan berarti kalah. tetapi hakikatnya kemenenangan melawan hawa nafsu dan kemenangan menetapi kesabaran.
tidak bisa dikatakan menang jika tidak ada pihak yang kalah, begitu sebaliknya, hal itu biasa, yang luar biasa adalah menang tapi tidak terlalu bangga, dan kalah tidak kecewa menerima dengan suka rela. jika kita punya sifat lapang dada seperti ini tak ada cerita permainan jadi perbentrokan.
(Ashabul Muslimin)
Tak ada yang mampu meredam api kemarahan selain air kesabaran.
(Ashabul Muslimin)
562.
hukum undang-undang buatan manusia kenyataan walau dianggap baik, tetapi prakteknya selalu terbalik dengan yang kita inginkan, karena sifat manusia itu dasarnya kekanak-kanakan. membuat peraturan hanya untuk permainan, untuk dilanggar dan hanya untuk memperoleh kekayaan individu atau kelompok. jika ingin negara ini baik taatlah aturan islam buatan Tuhan, bukan aturan asal-asalan.
Manusia hakikatnya adalah jenis hewan mamalia secara jasmaniah, tetapi tidak bisa dikatakan hewan karena punya akal dan peradaban hasil pemikiran. sedang manusia yang hanya menuruti nafsu dan naluri biologisnya lebih pantas disebut kera atau babi atau yang lebih buruk dari itu.
(Ashabul Muslimin)
dunia modern ini penuh persaingan. yang kuat dia menang, yang lemah jadi sasaran empuk penindasan yang kuat dan jadi bahan olok-olokan. tapi sebenarnya itu bukan kemenangan hanyalah sebuah tipudaya kehidupan dunia. karena diakhirat dia akan tahu balasannya. kemenangan itu adalah mampu menahan diri dari melanggar hak orang lain sekalipun ia berkuasa.
(Ashabul Muslimin)
'dewasa ini umat islam sangat banyak bahkan mayoritas didunia. namun kenyataan mulut mereka mengaku Allah saja Tuhan mereka, namun dalam kehidupan nyata banyak pula berhala mereka sembah (lebih dipentingkan daripada urusan agama) contoh sepele saja :
- Yang muda menuhankan (mengelu-elukan) artis idolanya
- Yang dewasa menuhankan kesibukan mereka ( kuliah/bekerja)
- Yang kaya menuhankan (membangga-banggakan) harta mereka
- Yang berkuasa menuhankan jabatan
- Rakyat menuhankan pemimpin/penghulu mereka
- Yang intelek menuhankan pemikiran mereka
- Yang bawahan menuhankan atasan mereka
- Yang alim menuhankan golongannya (partai dsb)
(Ashabul Muslimin)
'Orang shalih memang mempunyai berkah berupa nasehat dan ilmunya. Tetapi setelah wafat tiada berkah sama sekali kecuali ilmu yang diwariskan. oleh karena itu jika seseorang meminta-minta kepada ahli kubur, atau sering disebut ngalap berkah hakikatnya minta kepada kumpulan tulang yang mati, sedangkan meminta-minta doa kepada selain Allah/benda mati adalah kemusyrikan.
(Ashabul Muslimin)
'kita sering sekali mengeluh karena apa yang kita impikan tidak terwujud dengan alasan keterbatasan, padahal keterbatasan itu sesungguhnya kekuatan yang tidak terbatas, asalkan kita tidak mudah putus asa, dan mencari 1000 jalan baru menuju kesuksesan kita. jangan mudah menyerah, dan terus kejarlah.
Orang musyrik jaman dahulu selalu mengatakan, menyembah berhala supaya mendekatkan diri kepada Allah, tp hakikatnya mendekatkan diri kepada setan, seperti jaman sekarang mendekatkan diri kepada kuburan orang shalih supaya do'a cepat makbul, tapi hakikatnya seperti meminta-minta kepada berhala (benda mati).
'Tidak ada yang luput dari pengawasan Allah meski benda sekecil atom, lalu kenapa manusia mencari jalan keluar masalah bukan kepada petunjuk agama tapi kepada sesuatu yang tidak jelas dasar pemikirannya, seperti meminta pertolongan paranormal, psikiater, dsb. itu sama saja mencari sampah membuang emas.
(Ashabul Muslimin)
'inilah akibat suatu negri yang berkuasa tidak didasari hukum islam :
- banyak bencana alam
- hasil panen menyusut
- semakin mahalnya harga pangan
- kerusakan moral generasi muda tak terbendung
- perbuatan keji (zina, mabuk, judi, saling membunuh dsb) merajalela
- penindasan kaum yang lemah dan yang kuat semakin berkuasa
- hukum hanya berpihak kepada kaum berharta, karena keadilan menurut mereka seperti barang dagangan. dsb
mungkin semua itu telah terjadi dan masih berlanjut ditanah air kita ini.
(Ashabul Muslimin)
akan tiba zaman ketika tingkah laku binatang lebih mulia ketimbang manusia, yaitu ketika, islam diacuhkan dan hawa nafsu diperturutkan.
(Ashabul Muslimin)
akidah yang lurus akan berbuah akhlaq yang lurus, akidah yang sesat akan berbuah perilaku durhaka dan kurang ajar, meski engkau lihat orang itu berpakaian dan bertingkah layaknya orang alim, tapi ingatlah penampilan itu topeng yang menipu jika kau tidak teliti dahulu.
(Ashabul Muslimin)
Karakter adalah hal yang paling sulit untuk ditebak, anda harus menelitinya cukup lama untuk mengetaui karakter asli seseorang, tapi ada cara pintas untuk itu yaitu, anda teliti saja dengan siapa orang itu bergaul, karena ibarat minyak menyatu dengan minyak, tidak mungkin minyak menyatu dengan air dan sebaliknya.
(Ashabul Muslimin)
7 ciri orang yang berakhlaq sidiq (lurus) :
- Tidak suka menggunjing orang lain
- Tidak membiarkan teman-temannya menggunjing
- Tidak banyak bercanda, karena tahu banyak canda banyak kesalahannya
- Selalu berusaha menepati janji
- Tidak berkata kecuali benar apa adanya
- Bertanggung jawab terhadap apa yang diamanahkan.
(Ashabul Muslimin)
Pernahkan engkau melihat orang yang membongkar kuburan mayat, yaitu orang yang suka membongkar kejelekan orang yang sudah meninggal.
(Ashabul Muslimin)
Orang yang mengingat hari akhir maka dia dapat menghindari kerakusan dunia, orang yang menyadari setiap ucapan itu adalah mengandung dosa, maka ia tidak akan bicara kecuali benar.
(Ashabul Muslimin)
Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan karena itu adalah sunatullah, ada 4hal nasehat ulama yang bisa menjaga hubungan masyarakat dan memperbanyak teman yaitu :
- Jangan berbicara kecuali jujur
- Jangan marah kecuali jaga lidah dan tangan dari menyakiti orang lain
- Jangan campuri urusan orang lain kecuali bersikap adil
- Jangan berkumpul dengan orang banyak kecuali engkau jaga kesopanan
(Ashabul Muslimin)
Ketika teman / saudaramu melakukan kesalahan lantas jangan langsung membencinya, karena sudah kodratnya manusia tempat bersalah, tapi pikirkanlah bahwa kebaikannya bisa jadi lebih banyak daripada keburukannya.
(Ashabul Muslimin)
Apabila kamu mendapatkan teman yang sehati / akrab maka jagalah jangan sampai berpisah, mencari teman (yang baik) itu susah, melupakannya itu mudah.
(Ashabul Muslimin)
penghalang terkabulnya doa adalah sebab banyaknya dosa, maka instropeksi (teliti kekurangan) sendiri dan banyak bertaubat.
(Ashabul Muslimin)
Harapan manusia untuk bahagia itu qodrat (wajar), tetapi harapan bahagia itu pupus karena tidak bisa menerima irodat (kehendak-Nya) maka jika ingin bahagia belajarlah sabar menghadapi ujian.
(Ashabul Muslimin)
Barangsiapa bertaqwa (senantiasa hidup dengan aturan yang benar) maka Allah swt akan memberikan solusi bagi setiap masalah dan akan diberi jalan rezeki dari jalan tidak disangka-sangka, barangsiapa bertawakal atau berdoa dan berusaha maka Allah swt akan memberikan apa yang dibutuhkannya.
(Ashabul Muslimin)
Kebanyakan penghuni surga adalah kaum fakir yang sabar dan bersyukur atas kesulitan dunia, kebanyakan penghuni neraka adalah wanita, disebabkan durhakan kepada suami, tidak tahu bersyukur, mengumbar lidah dan tidak bisa menjaga aurotnya.
'bukan tidak boleh kamu menjauhi teman yang buruk untuk menghindari keburukannya, tapi lebih baik lagi jika kamu mendekati teman yang buruk untuk bermaksud menasehati dan meluruskan perilakunya.
(Ashabul Muslimin)
589.
"gelar dan pendidikan tinggi tak menjamin sukses, kesuksesan berawal dari kegigihan niat dan kebiasaan baik yang tak mengenal gengsi"
~ashabul muslimin~
590.
"ilmu yang diamalkan terus menerus akan menjadi karakter (sifat dasar) pemiliknya. banyak ilmu, tapi tidak diamalkan adalah omong kosong, karena ruhnya ilmu adalah praktik (amalan)"
~ashabul muslimin~
591.
"ketika kita dianggap sampah (pecundang), jgnlah rendah diri, karena sampah bisa didaur menjadi barang berharga. rendah diri semakin membuat manusia merendahkan kita. optimis (berpikir kedepan) adalah langkah untuk membuktikan bahwa kita bisa maju dan menang menghadapi kenyataan"
~ashabul muslimin~
592.
"akal yang tidak digunakan berpikir keras dalam kebaikan akan membelok untuk berpikir dalam kemungkaran. ketika pikiran buruk menguasai perbuatan buruk juga akan selalu mengiringi."
~Ashabul muslimin~
593.
"budaya tradisional menyimpan sejuta warna kehidupan yang menghiasi peradaban zaman, sangat rugi bila punah dan dilupakan dan tergeser modernisasi zaman".
semakin modern dunia makin mempersempit dan semakin membatasi ruang gerak dan pikiran manusia. dan membuat manusia lupa tentang jati diri mereka yang seharusnya menciptakan pola kehidupan yang serasi dengan alam semesta, kenyataan dewasa ini manusia dan alam saling bermusuhan, manusia merusak alam, alam mencelakai manusia. dahulu alam dan manusia adalah kesatuan yang saling membutuhkan".
~ashabul muslimin~
594.
manusia itu kebanyakan mengikuti prasangka, memandang orang lain hanya sebelah mata,
karena tidak semua yang baik selamanya baik dan tidak semua yang buruk selamanya buruk, dan baik buruk hati manusia hanya Allah swt yang tahu'. Jangan membenci manusia karena perilakunya dan jangan menyukai manusia karena penampilannya. Jika benci, bencilah perilakunya jangan benci orangnya, jika suka, sukailah kejujuran hatinya dan ahlaqnya jangan sukai penampilan dhohirnya. krn penampilan bisa saja menipu.
~ashabul muslimin~
kata sayang bukan untuk dipermainkan tapi harus ditunjukkan dengan perbuatan
karena begitu mudahnya
manusia mempermainkan cinta maka akibatnya ia sengsara hatinya
sulit mendapatkan kebahagiaan hatinya
ia mencoba mendapatkan kebahagiaan dengan gonta ganti pasangan tapi justru yg
ia dapat kesengsaraan
itulah azab Tuhan
atas penghianatan
karena menuruti nafsu setan
cinta suci itu tulus dari hati
Cinta nafsu setan itu muncul dari hawa nafsu yang diperturutkan
Berhati hatilah menjadi manusia
Karena kita dikaruniai akal
Tak seperti hewan yang mengikuti naluri
Semua akan ada pertanggung jawaban Didunia apalagi di hari pembalasan Sebagai muslim kita dianjurkan mengikat cinta itu ketika dua hati
merasakan banyak kecocokan
Agar tidak renggang dan dijadikan permainan nafsu setan Yaitu melalui tali pernikahan Sehingga tercipta hubungan keluarga yang menghindarkan manusia dari
kesengsaraan hati Dan juga demi kelangsungan kehidupan manusia sebagai khalifah bumi,
supaya terhindar dari kepunahan Itulah maksud Tuhan menciptakan cinta bukan untuk permainan dan hanya
bersenang senang semata Tapi untuk menjadikan manusia hidup bahagia, rukun, aman dan sentosa
dan melestarikan ajaran agama''
(Ashabul-muslimin)